logo SNHC sonya natural holistic centre

pilihan bahasa

indonesian english

Ny.Titi Kusrini

Profesi : Konsultan Media
Umur : 43

Titi 2004Titi 2005Titi 2011Titi 2013 

Saya berkenalan dengan Holistic Centre (sekarang Sonya Natural Holistic Centre-SNHC) pada tahun 2005. Saat itu Klinik Kecantikan dan Kesehatan ini baru membuka cabang di Jakarta, di daerah Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebelumnya mereka buka di Semarang.


Saat itu saya bekerja sebagai editor lifestyle di sebuah harian di Jakarta. Suatu hari, atasan saya mendekati meja saya dan berkata: "Titi, saya punya teman seorang akupunkturis yang bisa dijadikan bahan liputan. Tapi dia juga pasti bisa menolong kamu."


Wah, mendengar pernyataan tiba-tiba itu, saya kaget sekaligus penasaran. Ya, saat itu memang saya sangat gemuk. Okelah, kalau untuk tulisan pasti bisa, karena akupunktur akan jadi bahan menarik di rubrik kesehatan kami. Tapi dia bisa menolong saya?


Nah, pertanyaan itulah yang membawa saya ke ruangan ahli akupunktur lulusan St. Petersburg Amerika ini di kliniknya yang bersuasana rumah, tenang, dan menyenangkan itu, di kawasan Dharmawangsa.


Wawancara berlangsung lancar. Sonya Go, pendiri dan pemilik Holistic Centre ini tidak pelit berbagi ilmu. Dia bercerita awal mula ketertarikannya mendalami bidang akupunktur yang merupakan resep kebugaran kuno dari Tiongkok. Persis seperti apa yang dikatakan bos saya di kantor, wanita cantik yang bobot tubuh tak pernah berubah sejak SMA, senantiasa tampil bugar, dan aktif ini pun menawarkan bantuan ketika membahas berat badan (BB) saya yang melebihi berat ideal.


Dengan tinggi badan 159 cm, BB saya 69,9 kg. Idealnya sekitar 49 - 50 kg. Saat itu saya menyatakan tidak percaya dengan program pelangsingan. Mengingat pekerjaan saya yang relatif tidak teratur, apalagi untuk urusan makan. Profesi wartawan cenderung makan sembarangan, apa yang cepat, waktu yang tidak pasti, sering lupa kebablasan dan saat pulang ke rumah larut malam, main sikat apa yang ada di meja makan, kemudian tidur dengan perut kenyang.


Alasan itu ditampik dr Sonya dan malah menantang saya, pasti bisa!

Saya pun kembali dibuat penasaran. Akhirnya, hari itu juga, saya mulai perawatan akupunktur, karena waktunya hanya 20 menit. Setelah selesai, saya pamitan pulang. Dokter Sonya berkata,"Coba rasakan efeknya, nanti malam kamu pasti bisa tidur nyenyak, dan bangun dengan perasaan yang lebih bugar."


Pesan itu memang bukan bualan, saya merasakan betul efek yang disebutkan. Karena itu saya kembali lagi dan meneruskan paket selama satu bulan dengan 8 kali pertemuan.


Singkat kata, dalam waktu 3,5 bulan saja, saya mendekati BB ideal yaitu 52 kg. Apalagi saat itu saya menjalani perawatan shaping akupunktur untuk membentuk dan mengencangkan badan. Jadi tidak perlu olah raga (he he). Akibatnya, tak ada yang menyangka bahwa saya pernah gemuk, karena tidak ada gelambir! Tidak ada yang tahu kalau saya berhasil membuang kelebihan BB sampai 20 kg!


Dapat Bonus

Satu lagi efek yang sangat penting dan membuat saya sangat bahagia dengan perawatan akupunktur adalah saya bisa hamil lagi. Sejalan dengan perawatan akupunktur, metabolisme tubuh saya kembali normal.


Memang saya tidak menyadarinya dan saya lupa bilang dari awal. Namun begitu merasakan perubahan kesehatan di badan, baru saya ungkapkan. Dari remaja dokter memang mendeteksi saya mengalami problem hormone imbalance, itu yang menyebabkan menstruasi tidak teratur.


Seiring dengan kenaikan BB saya tidak bisa distop, saya mulai menstruasi secara tidak teratur. Bahkan pernah berhenti selama dua tahun. Saat itu saya konsultasi ke dokter kandungan dan dimarahin sama dokter yang menangani, kenapa saya tidak segera datang ke dokter, bahkan dia menyebutkan ini yang namanya menopause dini!


Waduh... Dokter pun memberikan obat-batan yang kemudian membuat saya mendapatkan tamu bulanan itu. Tapi kalau saya lagi malas ke dokter tidak minum obat, mens pun berhenti lagi. Akhirnya saya merasa ada ketergantungan obat.


Ketika saya menjalani perawatan akupunktur, saya mulai teratur menstruasi tanpa bantuan obat. Hingga akhirnya dokter berkata: "Kalau kamu mau punya anak lagi, saat inilah kamu lagi subur-suburnya."


Ternyata benar, tidak lama kemudian, saya mengandung anak kedua setelah tujuh tahun jarak dengan anak lelaki saya yang pertama, padahal saya tidak mengenakan alat kontrasepsi.


Tentu saja ini adalah sebuah karunia, karena anak kedua adalah perempuan. Saya hanya ingin mengatakan, bahwa akupunktur dan obat-obatan herbal yang saya minum dari Sonya Natural Holistic Centre tidak membuat kandungan kita kering dan menyebabkan kita tidak bisa hamil. Sebaliknya, saya mendapatkan keuntungan ganda. Langsing dan hamil lagi.


Memang, bobot saya naik kembali ke berat awal. Namun setelah melahirkan dan menyusui, secara cepat BB berkurang.


Tetapi, sejak sekitar tiga tahun lalu saya tidak lagi mencermati BB, hingga pelan tapi pasti BB merayap kembali.  Pekerjaan saya sekarang mengharuskan saya banyak traveling ke daerah. Kuliner lokal tentu tak bisa dihindari, hingga akhirnya saya kembali ke pola lama dan cenderung tidak peduli.


Namun, setelah saya benar-benar membentangkan bendera SOS karena sudah merasa berat dan tidak enak lagi rasanya. Saya mendengar Sonya Natural Holistic Centre pindah alamat ke Sisingamangaraja 11A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Sebelumnya di Fatmawati, ini pula yang membuat kaki enggan kembali ketika saya butuh pertolongan lagi, karena lokasi di daerah macet he..he)


Pada bulan April 2013, saya kembali akupunktur untuk meringankan BB yang sudah mencapai 67,8. Dalam waktu dua bulan saya targetkan turun 10 kg. Sekarang saya sudah berhasil membuang 8 kg. Mudah-mudahan saya bisa memiliki BB ideal. Biar gerakan saya lebih lincah dan bugar kembali. Amin.

kembali ke Testimonial

PERHATIAN :
"Informasi testimonial yang terdapat dalam halaman ini adalah referensi dari Pasien SNHC, Hasil dapat bervariasi tergantung individu. "